Rabu, 16 April 2014

Puisi Mandar

Ilustrasi Pahlawan Mandar


MAMANDAR
                                                                                      Oleh: Ahmad Saleh

Sejarah Mandar dititahkan
Dari paham-paham silam
Diukir dari  upacara sakral dengan kekuatan mantra
Kawalan para sokko agar arti tidak meninggalkan sure’nya
Agar tanah tidak lagi bersimbah sengketa

Deretan bait-bait lontara membingkai sejarah
Tertenun dalam sabda para raja-raja
Ketika setitik air dari tebing tinggi Ulunna Salu
Hingga menetes dan lepas dimuara Babana Binaga
Terwujud pada Assamalewuang kemudian terpatri di Allamungan batu

Kisah-kisah terdahulu dikisahkan
Pada tanah di bumi Mandar adalah hunian marendeng
Dengan do’a diantarlah mandar menembus zaman
Pakem-pakem menjadi pilarnya
Sebijaksana gunung sewibawa laut

Jika sejarah silam telah mengisahkan
Jika sabda telah menenungnya
Jika lontara telah membingkainya
Jika pattidioloang telah meng-agung-kannya
Haruskah adat tersingkirkan bahkan menghilang
Saat giliran kaki yang berpijak dibumi Mandar


Unasman 10 maret 2012
Ahmad mahoya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar